Universitas Sogang Diprotes Mahasiswa Karena Tandatangani Surat Perjanjian COVID

0

Universitas Sogang merupakan salah satu kampus elit yang terletak di Seoul. Namun, baru-baru ini universitas ini terancam karena terbukti memaksa para mahasiswa yang tinggal di asrama kampus untuk menandatangani perjanjian yang berisikan para mahasiswa akan menanggung baik secara finansial dan hukum jika para mahasiswa terpapar virus corona karena mengunjungi daerah berisiko tinggi. 

Hal ini bermula ketika terdapat kasus pertama di salah satu gedung asrama pada 25 maret lalu. Hal inilah yang membuat kampus memutuskan untuk meminta semua 580 penghuni asrama kampus untuk menjalani tes COVID-19. Kampus juga memberlakukan larangan pengunjung hingga 5 April dan mengumumkan peralihan ke kelas khusus online hingga 9 April.

Hal ini juga membuat para mahasiswa dipaksa untuk menandatangani surat perjanjian yang berisikan jika terpapar COVID, maka akan menanggung semuanya secara pribadi. Surat itu berisikan, “Jika saya terinfeksi COVID-19 karena mengunjungi daerah berisiko tinggi, saya setuju untuk dimintai pertanggungjawaban atas kerugian finansial yang diakibatkan oleh infeksi saya, dan bertanggung jawab berdasarkan hukum perdata dan pidana,” yang ditulis dalam bahasa Korea, Inggris, dan Mandarin, mengingat banyak mahasiswa yang juga berasal dari luar negeri. 

Daftar “area berisiko tinggi” yaitu pub, tempat karaoke, fasilitas olahraga dalam ruangan, kafe internet, ruang konser, dan studio tari. Meski begitu, banyak para mahasiswa yang memprotes perjanjian tersebut, karena menurut mereka perjanjian tersebut melanggar hak asasi mereka. Tindakan koersif akan memaksa mereka untuk tetap terkunci di dalam asrama jika mereka menolak untuk menandatangani perjanjian tersebut.

http://www.koreaherald.com/view.php?ud=20210404000120