Teka-Teki Kematian Mahasiswa Korea yang Ditemukan Tewas di Hangang Setelah 6 Hari Dinyatakan Hilang

0
Image source : Naver

Son Jung Min, mahasiswa baru di fakultas kedokteran Universitas Chung-Ang, dinyatakan hilang setelah tertidur usai minum dengan teman-temannya di Taman Banpo Hangang, Seoul pada 24 April dari pukul 11 pm hinggal 25 April pukul 2 am KST.

Image source : Naver

Son Jung Min ditemukan tewas setelah jasadnya mengapung di Sungai Han, tak jauh dari tempatnya menghilang, sekitar pukul 3.50 pm KST pada tanggal 30 April lalu.

Son Hyun, ayahnya, mengungkapkan bahwa terdapat sebuah luka di belakang kepala putranya dan meminta pihak kepolisian untuk mengidentifikasi luka tersebut.

Sehubungan dengan luka tersebut, pihak forensik mengatakan, “Luka di kepala tampaknya terjadi sebelum kematian.” Seorang petugas polisi berkata, “(Hasil pemeriksaan luka), luka tidak sampai ke bagian dalam kepala, tetapi hanya di kulit luarnya saja. Tampaknya terkena sesuatu saat jatuh ke air.”

Image source : Naver

Kronologi

24 April (11pm) : Song Jung Min bertemu teman A dan berangkat menuju Taman Banpo Hangang

25 April (1.24am) : Terakhir kali menghubungi ibunya

             (1.50am) : Mengunggah foto di instagram

             (3.30am) : A menelepon ayahnya, mengatakan Jung Min ketiduran setelah mabuk

             (4.30am) : CCTV menunjukkan A meninggalkan taman sendirian

             (5.30am) : A memberitahu kabar hilangnya Jung Min kepada keluarga Jung Min

30 April (3.50pm) : Jasad Jung Min ditemukan di Sungai Han

Kasus ini menimbulkan sejumlah teka-teki di kalangan netizen, khususnya teka-teki mengenai penyebab kematian Jung Min. Banyak netizen yang mencurigai A, teman yang ada bersama Jung Min saat itu. Kenapa A meninggalkan Jung Min sendiri? Kenapa ponsel Jung Min ada di tangan A dan sebagainya. Berdasarkan keterangan A, dirinya saat itu dalam keadaan yang sangat mabuk dan tidak ingat apa yang terjadi saat itu. Dia mengatakan bahwa langsung pulang sendiri karena Jung Min sudah tidak ada di sekitarnya dan menganggap Jung Min sudah pulang lebih dulu. Dia juga juga tidak mengetahui mengapa ponsel Jung Min ada di tangannya, sementara ia tidak menemukan ponselnya hingga sekarang.

Kecurigaan lain mengarah pada sepatu A yang dipakai saat itu. Ayah A memberikan laporan kepada polisi bahwa ia tidak bisa menyerahkan sepatu A karena sudah dibuang. Hal itu dikarenakan sepatu yang sudah sangat kotor. Padahal, lokasi kejadian hilangnya Jung Min bukanlah area yang sangat kotor, sehingga timbul pertanyaan, ‘Seberapa kotor sih sampai sepatu itu harus dibuang?’

Rekaman CCTV yang dipasang di pusat persewaan sepeda di sebelah toko serba ada GS25 Banpo Hangang dekat lokasi hilangnya Jung Min menunjukkan tiga pria sekitar pukul 4.30 am KST. Rekaman berdurasi 1:05 menunjukkan mereka berlari kencang di sepanjang jalan dekat Sungai Han.

Namun, Kantor Polisi Seocho di Seoul menyimpulkan bahwa “Ketiga pria itu tidak ada hubungannya dengan hilangnya Son setelah melakukan interogasi terhadap mereka pada tanggal 1 Mei.” Tiga pria yang tertangkap CCTV adalah satu siswa SMA dan dua siswa SMP, yang merupakan senior dan junior. Mereka bersaksi bahwa mereka hanya berlari di sekitar Taman Sungai Han saat fajar dan tidak bertengkar dengan siapa pun.

Sementara itu, hingga kini penyebab kematian Son Jung Min masih belum bisa disimpulkan. Hal ini dikarenakan minimnya CCTV di sekitar taman banpo Hangang.