Mengenal 5 Tari Tradisional Korea yang Memiliki Makna Khusus

0

Terkenal dengan K-POP, Korea memiliki beribu macam budaya lainnya yang menarik perhatian. Di antaranya adalah beberapa jenis tarian tradisional yang akan dibahas pada artikel ini. 

Tarian tradisional Korea muncul sejak jaman kerajaan hingga sekarang, berikut beberapa jenis tarian tradisional dari Korea Selatan :

1. Seungmu Dance

seungmu dance – vivaSenior.Asia

Tarian seungmu pada jaman dahulu diperagakan oleh para biksu. Merupakan tari tradisional khas Korea yang paling terkenal dan dicatat sebagai aset budaya nomor 27 tahun 1969. Tarian ini diiringi oleh musik Budha dengan 8 repertoar yaitu yeombul, dodeuri, taryeong, jajin taryeong, gutgeori, dwit gutgeori, gujeong nori dan saesanjo. Tarian ini dilakukan dengan tarian yang indah dan anggun oleh seorang penari dengan syal putih. Baju yang dikenakan para penari bernama gokkal dengan lengan panjang bernama gasa. 

2. Seungjeonmu dance

Seungjeonmu – Dictio community

Merupakan tarian para prajurit untuk menghormati dewa bumi. Tarian semacam ini muncul sekitar 2000 tahun yang lalu, dan biasanya dibawakan pada saat orang Korea memasuki perang. Harapannya melalui tarian ini, dewa bumi akan memenangkan perang. SeungJeonmu terdiri dari tarian pedang dan permainan drum. Ketika tokoh sejarah Laksamana Yi Sun Shin, seorang jenderal Korea di Dinasti Joseon, memerintahkan tentaranya untuk menari selama perang, figur penari menjadi begitu populer.

3. Hallyangmu Dance

Hallyangmu dance – http://ngr.korean-culture.org/en/293/board/245/read/7074

Hallyangmu adalah tarian rakyat Korea yang menggambarkan kehidupan keluarga kerajaan di Dinasti Joseon. Awalnya tarian ini dibawakan dalam sebuah pertunjukan kelompok akrobatik yang ditujukan untuk kaum dhuafa. Namun, ketika kelompok penghibur ini menghilang, tari Hanyang mulai dipertunjukkan hanya untuk orang dewasa. Sejak 1910, Hallyangmu telah dipertunjukkan di tempat hiburan dan pesta gisaeng.

Tarian semacam ini berakar dari kehidupan bahagia di masa lalu, jadi tidak ada struktur yang tetap. Hallyang adalah sekelompok anak muda yang menganggur (anggota keluarga kerajaan Joseon), dan mereka hanya menghabiskan waktu dan bersenang-senang. 

4. Cheoyongmu Dance

Cheoyongmu dance – fave korean travel

Tarian tradisional Korea selanjutnya adalah Cheoyongmu. Tarian ini merupakan tarian topeng yang sering dilakukan di istana untuk menolak bala dan berdoa memohon berkah para dewa. Diyakini bahwa tarian ini berasal dari era Silla Kerajaan Inggris dan masih bertahan hingga saat ini. Pada tahun 2009, UNESCO bahkan menugaskan Tarian Cheoyongmu sebagai mahakarya tertinggi dari warisan budaya lisan dan tidak manusiawi.

Tarian ini identik dengan penggunaan topeng Cheoyong berwarna merah dengan senyum ramah dan gigi putih. Topeng ini juga dilengkapi dengan 2 anting, kalung hitam dan topi dengan bunga peony, cabang dan 7 buah persik. Semua elemen ini dianggap pengusir setan.

5. Buchaechum Dance

Buchaechum dance – pinterest

Tarian ini disebut juga tari kipas. Penari Buchaaechum menggunakan kipas indah yang dihiasi bunga peony. Tarian ini dibawakan oleh sekelompok wanita yang mengenakan Hanbok dengan warna yang cerah.

Tarian ini awalnya untuk memperingati upacara pemujaan, namun kini telah dipentaskan di berbagai acara tahunan, festival, dan acara kenegaraan. Keunikan dari tarian buchaechum ini adalah strukturnya yang melingkar rapi. Kemudian penari menggunakan kipas untuk membentuk gerakan melambai, kupu-kupu terbang, laut dan langit, bunga dan sebagainya.

Demikianlah 5 jenis tarian tradisional khas Korea, yang tiap tariannya memiliki makna dan gerakan khusus yang sangat indah. Pembaca Ten Indonesia, apakah kalian tertarik ingin belajar tarian tradisional khas Korea?