[TEN ISSUE] Mengapa Banyak Drama Menyisipkan Cerita Mulai Dari Pembunuhan Berantai Hingga Perselingkuhan?

0

by Suci A.

Sekarang para penonton diajak untuk menduga misteri di balik drama yang mereka tonton, mulai dari pembunuhan berantai hingga perselingkuhan.

Drama KBS2 When the Camellia Blooms kini menjadi drama favorit yang mengisahkan romansa antara Dong Baek (Gong Hyo Jin) dan Yong Shik (Kang Ha Neul) dan dibumbui dengan misteri pembunuhan berantai yang dilakukan ‘pengusil’. Pada episode 12 yang ditayangkan minggu lalu menambah ketegangan penonton dengan kematian Hyangmi (Son Dambi) dan hilangnya Dong Baek.

Kini, kandidat terkuat bagi pengusil adalah Heung Shik (Lee Gyu Seong), seorang karyawan toko perangkat keras. Ia curiga karena si pengusil muncul setelah sehari memasang CCTV di bar Camellia. Heung Shik juga orang yang memberi makan kucing yang dicari oleh Yong Shik. Ayah Heung Shik juga berspekulasi tentang si pengusil. Dia tidak pernah menunjukkan wajahnya, tetapi dia terlihat menyembunyikan ayahnya dengan mengunci pintu ketika pergi keluar. Ada yang berpendapat bahwa ayahnya yang telah membuat makanan kucing dari pestisida. Penonton juga semakin penasaran dengan tokoh-tokoh yang belum diungkap identitasnya.

Drama SBS VIP juga sudah menarik perhatian penonton sejak sebelum resmi tayang dengan membawa cerita tentang ‘pencarian wanita selingkuhan suami di kantor perusahaan yang sama.’ Pada episode 2 yang tayang tanggal 29 Oktober kemarin,  Na Jung Sun (Jang Nara) menerima pesan mencurigakan dan mengikuti suami sampai akhirnya menciduk suaminya Park Seong Jun (Lee Sang Yoon) berselingkuh. Ia bertanya, “Apa kau berselingkuh?” namun Park Seong Jun terlihat kebingungan seolah-olah ingin menyembunyikan sesuatu. 

Sebelumnya, wanita selingkuhan Park Seong Jun memberi pesan, “Apa kau masih di kantor? Apa aku bisa menemuimu sekarang?” Kemudian Lee Hyuna (Lee Chunga), Song Mina (Kwak Seon Yeong), On Yuri (Pyo Yejin) kembali ke kantor setelah melihat pesan di ponsel mereka. Ini sangat menarik karena penonton dibuat penasaran dalam memprediksi siapakah wanita selingkuhan Park Seong Jun yang sebenarnya.

Drama tvN Catch The Ghost juga menyuguhkan serangkaian episode dalam sejarah polisi kereta bawah tanah. Drama ini mengisahkan Yu Ryung (Moon Geun Young) yang ingin menangkap pelaku pembunuhan berantai. Munculnya tokoh-tokoh misterius dan hubungannya dengan tokoh di sekelilingnya memicu ketegangan dan ketertarikan penonton. Dialog dan situasi dibumbui dengan unsur yang menghibur sehingga membalikkan suasana dalam drama.

Mengapa drama dengan genre yang kompleks dan misterius terus bermunculan? Para ahli mengatakan bahwa hal itu memberikan efek dalam meningkatkan ketegangan dan minat penonton. Mereka menilai bahwa partisipasi penonton dalam menalar dan memprediksi cerita juga menjadi sebuah daya tarik. Walaupun penonton akan merasa lelah, namun mereka akan sulit keluar dari cerita drama.

Kim Hun Shik, seorang kritikus budaya populer, mengatakan, “Berbeda dengan film, drama memiliki nafas panjang, sehingga perlu unsur yang dapat mempertahankan daya tarik pemirsa. Jika di masa lalu banyak mengungkap kisah tentang rahasia kelahiran, namun kini cerita mulai berkembang dengan tema seperti menemukan pelaku kejahatan.”

Eun Gu Seul, seorang kritikus drama menilai, “Tim produksi memiliki tugas untuk membawa penonton ke dalam drama. Penonton harus menemukan tokoh tertentu dalam informasi yang disajikan oleh tim produksi. Itulah kekuatan yang membuat penonton setia menonton drama hingga selesai. Setiap orang memiliki keinginan dan keingintahuan untuk memeriksa apakah prediksi mereka benar atau salah.”

Seorang perwakilan dari industri penyiaran juga mengatakan, “Penonton akan membuat prediksi sambil menulis komentar di berbagai komunitas online. Aku pikir semua orang bisa ikut berkecimpung dalam drama dengan saling membicarakan drama tersebut.”

Di sisi lain, kritikus Kim berkomentar, “Setiap drama harus dilandasi dengan kisah yang solid. Jika penonton terlalu dibawa untuk memprediksi misteri, dikhawatirkan hasilnya jadi membosankan.”

Original article : http://tenasia.hankyung.com/archives/1843298

Translated by : Suci A. sucii.anggunisa@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here