Meski Rugi, Louis Vuitton Tetap Tarik Investasinya dari YG Entertainment

0

By Ilham R.

Perusahaan brand mewah terkenal Moët Hennessy – Louis Vuitton (LVMH) menarik investasi mereka dari YG Entertainment sebesar 60 miliar won dan dilaporkan YG menderita kerugian hingga lebih dari 8 miliar won karena jatuhnya saham dari YG Entertainment.

Hari ini (14/01) berdasarkan industry investasi keuangan dan YG, melalui unit perusahaan investasi ‘Great World Music Investment,’ diketahui YG menyimpan 503.588 saham biasa per bagian.

Pada bulan Oktober tahun 2014 lalu, LVMH membeli saham dari pemegang saham terbesar yakni mantan CEO YG Entertainment sebelumnya, Yang Hyunsuk, sebesar 40,410 won per unit. Jumlah uang tunai yang diterima oleh Yang Hyunsuk pada saat itu adalah sebesar 20,35 milliar won.

Pada saat itu, LVMH menginvestasikan 61,05 miliar won di YG melalui metode konversi saham preferen (RCPS) yang dapat ditebus dengan membeli saham biasa bersama-sama, dan menjadikannya pemegang saham terbesar kedua setelah mantan CEO Yang Hyunsuk  dengan kepemilikan saham sebesar 9,53 persen.

Saham preferen konversi yang dapat ditebus dikeluarkan dengan syarat bahwa saham tersebut akan dikonversikan menjadi saham biasa di 44.900 won per bagian atau mengembalikan total 67,4 miliar won lima tahun kemudian, termasuk bunga tahunan sebesar 2 persen.

Tahun ini saham YG jatuh karena faktor-faktor yang tidak menguntungkan seperti skandal ‘Burning Sun’ dan harga saham turun secara signifkan di bawah harga konversi, oleh karena itu YG dikabarkan akan mengembalikan 67,4 milliar won pada besok hari (15/10).

Namun walaupun LVMH menerima kembali 67,4 milliar won, YG Entertainment diperkirakan akan mengalami kesulitan keuangan karena hal ini merupakan keadaan yang tak terhindarkan yang dialami YG.  Kerugian saham biasa YG yang dialami LVMH adalah 16.460 won per saham berdasarkan 23.950 won pada hari Jumat lalu (11/10) dengan jumlah total mencapai 8,29 miliar won.

Bahkan jika LVMH membandingkan dengan 6,35 miliar won dalam pendapatan bunga yang akan diterimanya dari investasi dalam saham preferen yang dapat ditukarkan, kerugian dikabarkan akan masih lebih besar.

Meskipun LVMH harus menunggu harga saham YG naik, pendapatan kuartal ketiga YG sedang merosot, dengan perkiraan laba operasi untuk kuartal ketiga turun sekitar 88 persen menjadi 300 juta won dari periode yang sama pada tahun lalu.

Original article: http://tenasia.hankyung.com/archives/1830700

Translations by: Ilham Ramadhan ilhamrams@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here