Ini yang Harus Dilakukan Jika Kamu Punya Mimpi Berbisnis di Korea!

4

Korea Selatan merupakan sebuah negara yang terletak di Asia Timur, yang dijuluki “Asian Dragon” yang memiliki arti bahwa Korea Selatan memiliki kekuatan besar bagi perekonomian global dan membuatnya Korea Selatan banyak dilirik oleh investor asing.

Meski banyak sektor terbuka, sebelum memasuki pasar Korea Selatan, ada baiknya investor melakukan global marketing research, mulai dari microenvironment seperti potensi pasar, pertumbuhan pasar, ukuran pasar, kompetitor dan lainnya hingga buyer decision making unit seperti kekuatan pembeli, bisnis, keluarga hingga pemerintahan.

Korea Selatan merupakan negara yang luasnya mencapai 100.210 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 51,71 juta kepala, dan perkembangan ekonomi dan pasar di korea juga cukup pesat pertahunnya. 

Informasi merupakan kunci utama dalam melakukan global market research, mulai dari menentukan apakah harus melakukan internationalize, menentukan pasar mana yang akan dituju, memilih strategi yang akan digunakan, menyusun program global marketing dan mengimplementasikannya. Pada tahap implementasi, terdapat prosedur bagi para expat yang ingin membuka bisnis di Korea, salah satunya adalah membuat visa melalui embassy Korea. 

https://m.medcom.id/properti/news-properti/GNlqYx9b-ruang-kosong-di-gedung-perkantoran-makin-bertambah

Di Korea sendiri terdapat 5 jenis badan usaha yaitu; 

Joint Stock Company (chusik hoesa)

Badan usaha ini didirikan oleh satu atau lebih promotor, dengan tanggung jawab pada tiap pemegang saham terbatas sesuai dengan modal yang diberikan. Bentuk entitas ini paling umum di Korea. 

Limited Liability Company (yuhan hoesa) 

Didirikan oleh satu atau lebih anggota dengan tanggung jawab tiap anggota terbatas sesuai dengan jumlah kontribusi anggota terhadap perusahaan. 

Private Limited Company (yuhan chaek-imhoesa) 

Didirikan oleh satu atau lebih anggota dengan tanggung jawab tiap anggota terbatas sesuai dengan kontribusi modal yang diberikan, namun dengan pembatasan yang jauh lebih sedikit untuk pendirian dan pengoperasian. Selain itu berbeda dengan Yuhan hoesa, Yuhancaek-imhoesa lebih fleksibel dan memberikan lebih banyak pengendalian. 

General Partnership Company (hapmyunghoesa)

Sebuah korporasi didirikan bersama-sama oleh 2 atau lebih anggota yang memiliki tanggung jawab atas kewajiban korporasi jika aset korporasi tidak dapat mencukupi obligasi.

Limited Partnership Company (hapja hoesa) 

Merupakan sebuah perusahaan atau korporasi yang terdiri atas satu atau lebih mitra yang memiliki kewajiban tak terbatas dan satu atau lebih mitra dengan kewajiban terbatas. 

Kamu dapat memilih dari lima jenis di atas sesuai dengan tujuan, visi, dan misi perusahaan dan juga menyesuaikan dengan peraturan dan pajak.

Ada juga beberapa jenis entitas bisnis yang ada di Korea seperti;

Partnership 

Di Korea terdapat Hapja Johap yang merupakan bentuk legal dari partnership, dan tetap berdasarkan commercial code. 

Joint Venture

Joint Venture adalah dimana suatu perusahaan dengan perusahaan lain menggabungkan kedua sumber daya baik teknologi, tenaga kerja, ekspert, dan lainnya untuk tujuan yang sama, namun tiap perusahaan tetap mempertahankan identitasnya masing-masing. Pada joint venture, pemegang sahamnya memiliki tanggung jawab terbatas mengenai obligasi perusahaan berdasarkan commercial code. 

Branch

Jika suatu perusahaan asing ingin memasuki Korea, maka perusahaan harus membayar pajak. 

Liaison Office

Perusahaan asing dapat mendirikan kantor penghubung, tetapi tidak diizinkan kantor penghubung tersebut menjalankan aktivitas bisnis yang menghasilkan pendapatan. 

Sole Proprietorship

Di Korea bentuk entitas Sole Proprietorship adalah ilegal. 

Sumber : https://www.expat.com/en/guide/asia/south-korea/9604-setting-up-a-business-in-south-korea.html 

Global Marketing By Sven Hollensen 7th Edition 

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here