Ingin Menghancurkan, Tapi Malah Sukses.. Kelucuan Kim Byung Chul dalam Drama ‘Pegasus Market’

0

By Ilham R.

Kim Byung Chul yang ingin menghancurkan supermarket, tetapi sebaliknya malah membuat toko itu semakin sukses. Hal ini membuat para penonton semakin menikmati dan menambah keseruan dalam drama ini. Itu merupakan hasil dari ‘kelakuan gila’ dari Kim Byung Chul dalam drama Pegasus Market.

Dalam drama Pegasus Market, Jeong Bokdong (Kim Byungchul) diturunkan dari jabatan CEO di Cheonrima Mart dan menjalankan proyek balas dendam setiap minggunya untuk menghancurkan toko itu. Dan setiap kali ia berpikir bagaimana menghancurkan toko itu, tiba-tiba muncul ide-ide yang tidak terbayangkan sebelumnya. Dia membuka tempat permainan arcade gratis di toko itu, memasang pintu putar untuk bisa masuk. Lalu membuat counter ondol (Ondol adalah sistem pemanas ruangan tradisional Korea) seolah-olah seperti di desa, hingga memakai kaos tak berlengan dan berbaring menonton TV, walaupun aneh tetapi ia memunculkan ide-ide yang sangat menarik.

Dalam proses itu, dia membuat proyeknya semakin bersinar dengan kemampuan Jeong Bokdong yang beragam. Dia memakai pakaian Arab dan menarikan tarian wals dengan terampil serta memainkan ‘Baby Shark’ versi musik tradisional korea dengan seruling. Dia benar-benar serba bisa hingga dipertanyakan apa yang tidak bisa darinya. Dia memperlihatkan perubahan yang berbeda dari imagenya yang dingin. Walaupun itu bagian dari proyeknya tetapi pesanan dari perusahaan pembuatan muk (makanan yang dibuat dari tepung biji pohon ek, gandum hitam, kacang hijau dsb) meningkat 3 kali lipat, lalu ia membuka toko buku dan memberikan pembelajaran setelah pulang sekolah untuk anak SD Go Minjoo (Kim Gyuri) yang meminta pekerjaan untuk ayahnya yang telah menjadi pengangguran. Dia berpura-pura tidak melakukannya, tetapi secara tidak langsung ia menyediakan kesempatan bagi orang-orang di sekitarnya yang berada dalam kesulitan untuk bangkit kembali.

Namun masalahnya adalah ia malah meraih keuntungan besar setiap melakukan hal yang bertolak belakang dengan tujuannya yakni proyek balas dendam. Walaupun Jeong Bokdong terlihat bingung dan keberatan, tetapi penonton yang memperhatikan hal ini malah merasakan kesenangan yang agak menyentuh. Berkat nama dan kostum Arabnya itu, ia menarik 10 miliar investasi mulai dari perusahaan umum Arab, dan melahirkan hidangan raja dengan kualitas yang bagus dengan meningkatkan pesanan 3 kali lipat, hingga mendapat penghargaan presiden sebagai perusahaan dengan manajemen yang baik. Ia seperti mendapat jackpot yang luar biasa, dan menemukan kembali semangat sedikit demi sedikit di tengah toko yang hampir hancur itu. Ia seperti mendapat ‘healing’ yang aneh karena melakukan apa yang ingin dilakukannya atas nama balas dendam. Dengan dana perusahaan, ia mewujudkan mimpinya menjadi bos di tempat permainan arcade, dan perusahaan ini terus maju dengan hal-hal yang tidak akan pernah dilakukan ketika pindah dengan Grup DM, seperti berimajinasi membuat akuarium besar.

Sebelum drama ini tayang, Kim Byung Chul mengatakan, “Aku pikir aku telah mencapai titik di mana aku merasakan kebebasan dalam melakukan hal-hal yang sebelumnya aku anggap tabu.” Sama seperti dengan perkataannya, penonton pun menjadi membayangkan hal-hal yang luar biasa dengan bebas. Proyek balas dendam Jeong Bokdong yang menyenangkan menghadirkan keseruan dan kepuasan, sampai-sampai para penonton meminta 2 episode setiap minggu. Itulah alasan mengapa harus menunggu drama ini setiap minggu.

Pegasus Market tayang setiap hari Jumat pukul 23.00 KST di tvN.

Original article: http://tenasia.hankyung.com/archives/1838178

Translations by: Ilham Ramadhan [email protected] 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here