3 Alasan Wajib Nonton Film ‘The Man Standing Next’

0

By Suci A.

Poster The Man Standing Next / Credit : Showbox

Hari ini (15/1) telah diadakan Movie Screening yang dihadiri oleh sejumlah media dan berikut ini beberapa poin yang menjadikan film ini wajib untuk ditonton.

The Man Standing Next adalah film yang berkisah tentang 40 hari sebelum pembunuhan presiden oleh direktur Central Intelligence Agency (Lee Byung Hun) yang disebut orang paling kuat kedua, pada tahun 1979.

Poin pertama, Lee Byung Hun berperan sebagai Kim Kyu Pyeong dalam The Man Standing Next. Lee Byung Hun memainkan peran Kim Kyu Pyeong, orang nomor dua yang berkuasa dan menyuguhkan akting yang satu tingkat lebih mendalam dari sebelumnya. Secara khusus, poin pertama yang wajib ditonton dalam film ini karena menyuguhkan sudut pandang dan emosional dari para aktor. Ketika penonton mengikuti akting Lee Byung Hun yang berbobot, suatu saat penonton akan tertarik dengan perubahan psikologis yang terjadi pada karakter Kim Kyu Pyeong.

Poin kedua adalah film ini diadaptasi dari buku non fiksi terlaris di Korea dan Jepang, yang terjual hingga 520.000 buku dengan judul yang sama, The Man Standing Next. Sementara karya aslinya menceritakan tentang berbagai episode tentang Central Intelligence Agency, film The Man Standing Next mendramatisasikannya berdasarkan latar belakang ini. Setelah kembali dari militer, Sutradara Woo Minho langsung membeli buku ini sesaat buku resmi dirilis dan kemudian mulai mempersiapkan film. Dengan begitu, penonton akan dapat menonton film seperti sedang melakukan liputan langsung.

Poin ketiga adalah film ini dapat ditonton oleh berbagai generasi. Film The Man Standing Next dapat ditonton dengan penonton usia 15 tahun ke atas dan mengumumkan bahwa film ini berbeda dengan film seperti Inside Men dan The Drug King. Kelebihan dari film The Man Standing Next  yang akan dirilis pada tanggal 22 Januari mendatang ini adalah dapat ditonton oleh penonton yang hidup di generasi tahun 1979 atau setelahnya. Setelah menonton, maka penonton dari berbagai generasi dapat mencari tahu atau berbagi cerita tentang satu topik, yaitu kejadian yang terjadi pada 26 Oktober 1979.

Original article : http://tenasia.hankyung.com/archives/1895821 

Translation by : Suci A. sucii.anggunisa@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here