Sunny’s Corner – Chapter 9: Karakter Korea – PinkFong

0

Halo~Ini Sunny.

Lagu “Baby Shark Durururu” terdengar di antara anak-anak dan orang dewasa di seluruh dunia. Inilah lagu ‘Meskipun ada orang yang belum pernah mendengarnya sama sekali, tetapi tidak ada orang yang hanya mendengarnya satu kali saja’!

Tahukah Anda bahwa karakter utama lagu ini berasal dari Korea? Lagu ini populer di seluruh dunia, sampai-sampai masuk dalam peringkat Billboard Annual Chart (Annual Chart adalah papan peringkat yang melacak lagu-lagu yang banyak diminati selama setahun) pada November ini.

‘Baby Shark’ adalah sebuah lagu yang diadaptasi dari lagu anak-anak lisan Amerika Utara ‘Baby Shark’ pada tahun 2015. Dalam lagu ini muncul keluarga hiu seperti ibu hiu, ayah hiu dan bayi hiu. Lagu ini pertama kali menjadi populer di kalangan anak-anak Korea karena melodinya yang simpel dan adiktif. Sejak itu, lagu-lagu bayi hiu dan video sampul berirama bermunculan di YouTube.

Nama ‘PinkFong’ yang imut ini bukanlah nama yang terbentuk begitu saja sejak awal. Pada saat penamaan karakter, pencipta ingin menambahkan kata FUN yang mirip dengan pelafalan PHONE, karena ‘PinkFong’ merupakan video yang dapat dilihat melalui mobile phone. Setelah melewati banyak modifikasi, akhirnya diputuskan untuk menempatkan kata ‘FONG’ yang dapat diucapkan dengan asyik oleh anak-anak. Kemudian lahirlah ‘PinkFong’ hasil kombinasi ‘pink’ dan ‘FONG’, dengan mengambil warna pink yang telah ditetapkan sejak awal.

Sebenarnya, warna pink jarang digunakan karena warna ini hanya populer di kalangan anak perempuan. Terutama, ada pendapat dari pihak produsen bahwa karakter berwarna pink sulit ditampilkan karena adanya stereotip bahwa anak laki-laki menyukai warna biru dan anak perempuan menyukai warna pink. Namun sang pencipta bersikeras pada pendapatnya sendiri dan menciptakan ‘PinkFong’. Kini ‘PinkFong menjadi karakter populer yang dicintai tidak hanya oleh anak perempuan tetapi juga oleh anak laki-laki.

‘PinkFong’ sukses besar dengan karakternya yang diciptakan setelah melewati tembok prasangka yang menghalanginya. Melihat kesuksesan ‘PinkFong’, saya pikir rahasia kesuksesan itu terletak pada kerja keras mengikuti keyakinan kita daripada mengikuti kata-kata dari orang sekitar. Di zaman sekarang, Internet berkembang pesat dan informasi maupun privasi kita terbuka kepada siapa pun. Dalam semua proses ini, orang-orang mendengar kata-kata yang baik dan juga kata-kata yang tidak ingin didengar. Namun sulit untuk bahagia jika kita berusaha untuk memuaskan semua orang. Apapun yang dikatakan oleh orang sekitar, jika Anda yakin dengan pendapat Anda, teruslah maju dan berlari menuju sukses untuk kebahagiaan Anda.

Melalui tiga episode ini, saya telah memperkenalkan karakter Korea. K-Culture aktif di barisan terdepan untuk mempromosikan Korea melalui Pororo, PengSu, dan Pink Pong. Di masa depan, saya harap banyak pencipta baru bermunculan dan membuat karakter yang baik, serta menciptakan K-Culture yang dicintai oleh anak-anak di seluruh dunia.

Sampai jumpa minggu depan:D

Tentang Penulis:

Master jurusan Terjemahan Bahasa Indonesia Hankuk University of Foreign Studies-Korea Selatan, dan pecinta berat Indonesia. Sunny’s Corner adalah segment baru yang dihadirkan oleh Tenasia Indonesia yang membahas tentang budaya dan cerita dari Korea Selatan. Sunny’s Corner akan memberi content baru yang original, menarik dan informative untuk pembaca Tenasia Indonesia.

Kalau ingin tahu siapa Sunny, kunjungi IG Sunny @sunny_kimsw

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here