Imbas Kontroversi Kekerasan, Program ‘Tok! Tok! Boni Hani!’ Dihentikan Sementara

0

By Aisya J.

Acara populer EBS Tok! Tok! Boni Hani! diberhentikan sementara karena kontroversi kekerasan fisik dan kekerasan seksual secara verbal kepada salah satu pengisi acara yang masih di bawah umur. EBS menyampaikan permintaan maaf dan telah mengeluarkan pengisi acara yang dianggap telah melakukan kekerasan kepada MC Chaeyeon. EBS juga melepas jabatan kepala dan wakil yang bertanggung jawab atas program serta mengganti seluruh tim produksi.

EBS menjatuhkan hukuman dikeluarkan untuk pemeran yang bermasalah dan mengeluarkan permintaan maaf. MEreka juga kemudian memberhentikan direktur dan pihak yang bertanggung jawab atas program ini dan sepenuhnya menggantikan tim produksi.

Pada tanggal 10 Desember lalu, sebuah video berjudul ‘Choi Young Soo ‘Tok! Tok Boni Hani’ Lakukan Kekerasan pada Chaeyeon Busters’ diunggah di sebuah online community dan ramai diperbincangkan. Dalam video tersebut Choi Young Soo terlihat seperti memukul Chaeyeon, dimana mereka berdua merupakan pengisi acara dalam program Tok! Tok! Boni Hani!

Adegan itu terjadi selama siaran langsung channel Tok! Tok! Boni Hani di saluran Youtube. Dalam video itu terlihat Chaeyeon ingin meraih lengan Choi Young Soo namun ditolak dengan keras oleh Choi Young Soo yang membuatnya melayangkan pukulan di lengan Chaeyeon. Setelah itu Choi Young Soo terlihat pergi meninggalkan studio.

Saat itu, kekerasan yang ditujukan kepada Choi Young Soo tidak terlihat begitu jelas karena layar kamera tertutup oleh komedian Kim Ju Cheol. Namun, terlihat ekspresi Chaeyeon yang kaget lalu mengelus-elus tangannya seolah kesakitan.

Setelah kejadian itu, kemarin (11/12) melalui website resminya tim produksi menyampaikan bahwa tidak ada kekerasan antara pengisi acara seperti yang dikhawatirkan banyak orang dan menyampaikan bahwa tidak mungkin ada tindak kekerasan yang terjadi di siaran langsung dimana banyak orang berada.

Mereka melanjutkan, “Kami sedang mengkonfirmasi para pengisi acara dan staf yang ada di studio,” dan menyampaikan bahwa para pengisi acara memiliki hubungan yang sangat dekat dan itu merupakan “bercandaan yang sedikit kelewatan.”

Setelah menyampaikan pernyataan resminya, tim produksi kembali menyampaikan, “Ada sesuatu yang tampak mengintimidasi dalam kejadian itu dan tentu saja kejadian itu tidak dibenarkan. Tim produksi dan para pengisi acara sadar akan keseriusan dari situasi ini dan akan berhati-hati untuk tidak membiarkan ini terjadi lagi. Untuk memperbaiki masalah ini, kami akan menghentikan siaran langsung ‘Tok! Tok! Boni Hani!’ di Youtube untuk sementara waktu dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah terulangnya kembali.”

Youtube ‘Tok! Tok! Boni Hani’

Terlepas dari penjelasan dari tim produksi, masyarakat mengkritik tim produksi Tok! Tok! Boni Hani dimana mereka yang kecolongan menampilkan kejadian itu melalui saluran Youtube mereka padahal program ini merupakan program yang ditonton anak-anak. Dan meskipun sebuah candaan, para masyarakat menyoroti sikap komedian berusia 30-an yang melakukan kekerasan kepada artis di bawah umur.

Selain itu, komedian lainnya, Park Dong Geun, menambah kontroversi dimana dirinya pernah mengeluarkan kata-kata tak pantas kepada Chaeyeon dengan mengatakan slang yang menjurus ke arah seksual. Park Dong Geun mengeluarkan kalimat, “Wanita XXX yang disterilkan Listerine,” kepada Chaeyeon. Diketahui kata-kata tersebut merupakan kata-kata yang digunakan di tempat hiburan. Kemarahan penonton pada akhirnya semakin memuncak. 

Setelah tim produksi menyampaikan pernyataan resminya, kolom komentar dipenuhi dengan protes seperti, ‘Kami menuntut Choi Young Soo dan Park Dong Geun untuk dikeluarkan,’ ‘Apa kalian tidak malu dengan title ‘siaran pendidikan?’,’ ‘bukan pengisi acara melainkan tim produksinya lah yang masalah,’ dan masih banyak lainnya.

Selain itu, sebuah postingan diunggah di papan buletin petisi yang ditujukan kepada Presiden dan lebih dari 65.000 orang telah menyetujui petisi tersebut dalam satu hari.

Ketika kontroversi semakin menyeruak, Direktur EBS, Kim Myung Joong, secara pribadi mengumumkan permintaan maafnya. Ia menyampaikan, “Adegan kekerasan fisik dan verbal yang muncul dalam siaran telah membuat ketidaknyamanan serta telah menyakiti para penonton termasuk para siswa sekolah,” ia melanjutkan, “Kami akan memberhentikan dua orang pengisi acara yang tersandung masalah ini dan akan mengambil langkah untuk menghapus konten terkait di channel Youtube.”

Selanjutnya, “Kami bertanggung jawab atas situasi ini dan berencana untuk secara ketat menindaklanjuti kasus ini secara disiplin,” lalu, “Kami akan melakukan perombakan terhadap sistem produksi supaya kejadian seperti ini tidak terulang kembali.”

Meski pihak EBS telah menyampaikan permintaan maafnya, namun kontroversi ini tidak mereda dengan mudahnya. Masyarakat masih terus mengkritik kejadian ini dan membuat nama Tok! Tok! Boni Hani!, Choi Young Soo, dan Park Dong Geun menjadi pencarian tertinggi di portal website.

Hari ini (12/12) EBS mengubah pernyataan resminya dan menyampaikan bahwa program Tok! Tok! Boni Hani akan diberhentikan untuk sementara waktu.

Pada hari yang sama pula, Direktur Kim Myung Joong mengadakan pertemuan darurat semua eksekutif EBS dan menegur keras atas insiden itu dan memerintahkan mereka untuk mencari penyebabnya secara menyeluruh dan membuat langkah-langkah pencegahan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali. Khususnya, ia memutuskan untuk memberhentikan sementara program Tok! Tok! Boni Hani untuk melindungi para pengisi acara yang masih remaja.

Original Article : http://tenasia.hankyung.com/archives/1874323

Translation by : Aisya Julia aisyajulia@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here