[TEN INTERVIEW] ‘When the Camellia Blooms’ Gong Hyo Jin “Ini Karya yang Membuatku Berlinang Air Mata Dengan Sendirinya”

0

By Suci A.


Aktris Gong Hyo Jin kembali mencatat karya baru dalam sejarah filmografinya melalui drama Rabu-Kamis KBS2 When the Camellia Blooms. When the Camellia Blooms adalah drama yang bercerita tentang orang dapat menjadi keajaiban bagi orang lain. Drama ini telah mengakhiri episodenya pada tanggal 21 November lalu dan mencatat rating tertinggi 23.8%. Dalam drama ini, Gong Hyo Jin berperan sebagai Dongbaek yang telah mengatasi semua masa-masa sulit dalam hidupnya dan telah tumbuh dengan percaya diri. 

Berkat pesonanya yang penuh kasih sayang, Gong Hyo Jin mendapat julukan Gong-velly (Gong Hyo Jin + Lovely). Gong Hyo Jin menunjukkan akting dengan kepolosan dan kemandirian yang menjadi ciri khas Dongbaek. Gong Hyo Jin membuat Dongbaek menjalani kehidupan pasif yang lebih menyedihkan, sementara Dongbaek yang menerima cinta dari Yong-sik (diperankan oleh Kang Ha Neul) terlihat lebih energetik dan bersinar. Ia membuat para penonton menangis bersama dengan air matanya dan membuat penonton tertawa dengan senyumannya. Akting Gong Hyo Jin berhasil menembak selera penonton dengan tepat dan menjadi hadiah yang membahagiakan. Kami menemui Gong Hyo Jin di sebuah kafe di Seoul pada (25/11) lalu.

10. Drama When the Camellia Blooms mendapat peringkat 1 untuk kategori siaran Rabu-Kamis. Episode terakhir juga meraih rating tertinggi pemirsa sebanyak 23.8%. Untuk target pemirsa usia 20-49 tahun ibu kota meraih rating 10% dan 12%. Apa kamu merasakan kepopuleran drama ini?

Gong Hyo Jin : Selama siaran berlangsung, aku terlalu fokus dengan syuting jadi tidak merasakannya secara langsung. Aku hanya mendengar bahwa drama ini mendapat rating pemirsa yang baik. Aku tidak pernah melakukan kegiatan keluar dan hanya pulang pergi rumah dan lokasi syuting, jadi aku baru merasakan popularitas drama setelah drama ini berakhir. Padahal aku ingin mendengar sorakan dukungan dari penggemar, namun aku selalu merasakannya hanya setelah drama berakhir. Banyak orang yang bertanya padaku apakah aku akan istirahat sambil melakukan traveling ke luar negeri, tapi aku menjawab bahwa aku ingin menghabiskan waktuku bukan untuk istirahat, tetapi merasakan ketenaran drama. Aku ingin merasakan sorakan dan dukungan penuh dari para penonton. (tersenyum). 

10. Sejak drama MBC Thank You (2007) 12 tahun yang lalu yang berperan sebagai Lee Young Shin, akhirnya kamu kembali mendapatkan peran sebagai ibu tunggal. Adakah yang berubah dari karakter Dongbaek dan Lee Young Shin?

Gong Hyo Jin : Ternyata tidak ada yang berubah. Berhubung aku memang belum pernah menikah dan punya anak, jadi bayanganku hanya segitu-gitu saja. (tertawa). 

10. Menurutmu, Dongbaek itu orang seperti apa? 

Gong Hyo Jin : Di antara semua karakter yang pernah kuperankan, Dongbaek adalah karakter yang paling anti sosial dan tidak memiliki banyak kasih sayang terhadap orang lain. Aku pikir dia adalah tokoh yang hanya meninggalkan kulitnya. Tokoh yang dengan terpaksa hidup karena putranya. Dia tidak bisa mengisi kekosongan hubungan dengan anaknya. Jadi terkadang aku khawatir bagaimana caranya untuk menunjukkan emosi ketika berakting. Aku bingung, apakah aku boleh menunjukkan sikap yang tidak peduli atau menunjukkan kebencianku padanya. Intinya Dongbaek itu karakter yang kesepian.

10. Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa kamu banyak memainkan karakter ‘candy’ yang miskin. Dongbaek sendiri karakter yang memiliki warna ‘candy’ yang berbeda dengan dramamu sebelumnya. Bagaimana caramu untuk membedakan karakter ini? 

Gong Hyo Jin: Aku tidak memerankan karakter yang miskin dan tidak memiliki perasaan, namun Dongbaek adalah teman yang kesepian dan tidak memiliki perasaan apapun di hatinya. Kupikir dia merasa canggung untuk berhubungan dengan banyak orang. Dia juga tidak suka berpapasan dengan orang lain. Dia juga sengaja memanjangkan poninya karena sangat canggung jika berbicara dengan orang lain. Sejujurnya, tidak ada yang berubah dalam dirinya. Dongbaek adalah karakter yang harus tetap diperhatikan dengan berjalannya waktu. Walaupun tidak ada perbedaan besar jika dibandingkan dengan karakterku di drama sebelumnya, tapi aku sering mendengar banyak orang yang mengatakan karakterku ‘berbeda dengan cara yang aneh.’ (tertawa).

10. Diantara semua drama yang pernah kamu bintangi, sepertinya kamu paling banyak menangis di drama When the Camellia Blooms. Ada banyak adegan menangis di setiap episodenya. Apakah ada hal yang menyulitkanmu secara emosional?

Gong Hyo Jin : Ada banyak karya yang membuat kita menangis. Kali ini, ada banyak perasaan yang terpendam dan penuh kekecewaan. Aku cukup kesulitan ketika bola mataku sakit saat 1, 2 minggu syuting episode terakhir. Walaupun kru bilang akting menangis telah selesai, tetapi tetap saja keesokan harinya aku harus melakukan akting menangis lagi. Walaupun akan merasa terbebani ketika melakukan adegan menangis, tetapi aku adalah aktris yang tidak memerlukan persiapan air mata. Untungnya, sutradara langsung memberi tanda ‘oke’ ketika aku menangis. Aku mengeluarkan air mata dengan perasaan yang tenang, namun disaat aku tidak ingin mengeluarkan air mata karena skrip yang bagus, tidak terasa air mataku jatuh dengan sendirinya. Ini semua terjadi di drama When the Camellia Blooms.

10. ‘Air mata Gong Hyo Jin’ penuh kasih sayang dan menyedihkan. Kamu bisa membuat penonton ikut terharu ketika menangis. Apa rahasianya?

Gong Hyo Jin : Aku hanya melakukan analisis untuk lebih memahami isi naskahnya. Sepertinya aku cukup bisa menilai sebuah emosi. (tertawa). Aku tahu kapan aku harus menangis dan dapat membuat orang lain ikut menangis. Sepertinya aku bisa mengontrol dan mengembalikan emosiku seperti semula. Tetapi kalau terus menangis bisa membuat penonton lelah. Itu mungkin bisa membuat leher ini menjadi sesak. Aku paham bagaimana rasanya ketika kita merasa sesak ketika menahan agar air mata ini tidak mengalir. Mungkin itu yang kupahami dan membuatku berakting seperti itu. (tertawa).

10. Katanya kamu menolak untuk membintangi drama dikarenakan jadwal yang berbentrokan dengan film. Namun pada akhirnya, kamu bersedia menerima tawaran untuk bermain dalam drama karena kepercayaan dan ketertarikanmu pada naskah. 

Gong Hyo Jin : Ketika pertama kali menerima naskah, aku baru mengakhiri Hit-and-Run Squad dan mempersiapkan syuting Crazy Romance. Saat itu aku tidak bisa langsung menerima tawaran untuk membintangi drama. Saat itu, drama When the Camellia Blooms diperkirakan tayang pada awal tahun ini, jadi jadwalku tidak sesuai. Namun naskahnya sangat menarik. Saat itu aku membaca sampai episode 4 dan ada banyak kata-kata menarik dalam naskah, juga dicampur dengan dialog-dialog yang sering digunakan di masa lalu. Aku juga sering mencari arti kata dalam kamus ketika membaca naskahnya. Awalnya aku menolak karena jadwalnya berbentrokan. Kemudian aku mencari tahu nomor telepon penulis Lim Sang Joon dan mengirim pesan padanya. Aku tidak bekerja sama dengannya, tapi itu adalah pertama kalinya aku mengirim pesan padanya. Aku mengirim pesan padanya, “Aku sangat menyukai naskahnya. Sayang sekali aku tidak bisa bekerjasama denganmu, tapi bolehkah aku membaca naskah episode 5? Lain kali aku ingin bekerja denganmu. Aku sudah menonton karyamu. Terima kasih. Jika sudah tayang, aku pasti menontonnya.” Namun sang penulis tetap tidak ingin melepaskanku. Akhirnya ia mengundur jadwal penayangan drama di bulan Mei dan akhirnya diundur kembali ke bulan September. Karena itulah, akhirnya aku bisa membintangi drama ini.

10. Penulis Lim Sang Joon adalah orang seperti apa? Sepertinya dia orang yang selalu bersembunyi dan enggan diekspos.  

Gong Hyo Jin : Banyak orang yang penasaran dengan penulisnya, namun ia sangat mirip dengan Dongbaek. Ia tidak ingin orang-orang membayangkan tentang dirinya. (tertawa). Sebenarnya dia bukan orang yang begitu istimewa, namun dia orang yang selalu mendengar perkataan kita dan memiliki beberapa sifat yang sama dengan Dongbaek. Ketika aku ingin bertanya tentang naskah atau memintanya untuk mengoreksi naskah, maka dia langsung mendengar dan mengubah naskahnya. Ia orang yang serba cepat dan hanya pujian yang diterimanya. Setelah drama selesai, ia bicara padaku, “Kemarilah padaku.” Ia orang yang berbicara dengan kalimat yang sopan. Jika Dongbaek itu benar-benar ada dalam dunia nyata, maka penulis Lim Sang Joonlah orangnya. 

10. Drama ini mengalir ke perkembangan yang tak terduga. Sungguh menakjubkan bahwa setiap karakter memiliki unsur yang berkembang dan terus berhubungan erat. Sepertinya kamu juga terkejut ketika berakting.

Gong Hyo Jin : Kami pun juga terkejut. (tertawa). Aku terkejut karena sang ibu tidak pikun. Aku pun terkejut karena Heung Shik (Lee Kyu Seong) memiliki ayah. Aku juga terkejut karena Jeong Suk memiliki cerita yang mengharuskannya membuang Dongbaek. Rasanya menakjubkan semua kisah itu terus berkembang dalam naskah. Ada banyak hal yang bisa menjadi poin cerita dalam drama. 

10. Selama memerankan Dongbaek, adakah adegan atau situasi yang sangat membuatmu terkesan?

Gong Hyo Jin : Di episode terakhir, ada sebuah adegan ketika aku berkata pada Yong Shik, “Apakah bertemu dengan Yong Shik adalah sebuah keajaiban?” Yong Shik menjawab, “Apa kamu percaya lotre?” dan Dongbaek menjawab, “Aku percaya pada diriku.” Setelah berakting adegan itu, aku sadar ‘Ah, ternyata Dongbaek orang seperti ini.’  Sebenarnya ada banyak adegan yang membuatku terkesan 

10. Sosok seperti apa Kang Haneul bagimu? 

Gong Hyo Jin : Kang Haneul adalah aktor yang menyembunyikan ketampanannya. Ketika berakting, dia kesulitan untuk berpura-pura keren. (tertawa). Sebenarnya tidak ada melodrama yang dibintangi Kang Haneul yang teringat olehku. Wwal drama menunjukkan romansa yang tinggi, sehingga aku ingin melihat romansa dan mellow bersama Kang Haneul. Walaupun aku sudah bisa memprediksikan bagaimana kemampuan aktingnya, aku langsung tersadar setelah ia mengucapkan dialog pertamanya. Ia benar-benar aktor yang hebat. Kang Haneul adalah aktor yang bisa beradaptasi dengan lawan main siapapun. Aku jadi kesal karena dia tidak punya kelemahan. (tertawa).

10. Kamu sebenarnya teman yang baik bersama Son Dambi yang berperan sebagai Hyangmi. Karena kalian memang berteman, apakah ada bagian yang bisa membantu kalian berdiskusi ketika akting?

Gong Hyo Jin: Daripada membantu dan saling memberi nasihat, kupikir Son Dambi dan Hyangmi adalah sebuah takdir. Ketika membaca naskah, karakter yang paling menyentuh hatiku adalah Hyangmi. Jadi kupikir untuk menyayangi dan berharap yang terbaik untuk Hyangmi. Sebenarnya aku tidak pernah meminta saran lebih dulu pada orang-orang terdekatku. Aku tidak ingin orang-orang terdekatku merasa tidak nyaman. Namun Hyangmi adalah aktris yang tidak akan pernah menyerah. Pernah ketika melihat Dambi, aku merasa seperti melihat Hyangmi. Kurasa itu memang takdir. 

10. Tahun depan, usiamu akan mencapai 40 tahun. Kamu telah memiliki julukan ‘Loco Queen’ yang merupakan aktris yang jago dalam memainkan drama komedi romantis. Apakah usiamu membantumu dalam melakukan akting romantis? 

Gong Hyo Jin : Pada awalnya, sutradara juga khawatir karena aku dan Kang Haneul terpaut jarak usia hingga 10 tahun. Sedangkan di drama, Dongbaek dan Yong Shik terpaut jarak usia 2 tahun dan aku juga khawatir jika di layar terlihat perbedaan usia kita. Aku jadi kesal (tertawa). Tapi aku melihat komentar, “Maaf, Yong shik terlihat lebih tua” Sebenarnya aku tidak berpikir banyak tentang perbedaan usia. Usia hanyalah tentang angka. Sejak kecil, aku tidak terlalu tahu tentang pepatah itu. Aku merasa baik-baik saja walaupun telah melewati usia 38 tahun. Aku tidak berpikir apa-apa tentang itu. Aku baik-baik saja. Aku sampai berpikir, “Di drama selanjutnya, kira-kira aku akan bermain dengan lawan main yang usianya lebih muda berapa tahun ya?”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here