[Ten Interview] ZICO ‘Aku tidak ingin menyembunyikan kelemahanku’

0

By Suci A.

ZICO merilis full album pertamanya THINKING Part.2 / Credit : KOZ Entertainment

seorang pria muda yang bebas menguasai panggung dengan tatapan mata yang tajam. Seorang pria yang tidak akan menciut dengan kata-kata apapun. Itulah kesan yang teringat orang-orang akan penampilan ZICO (Woo Jiho). Ia memulai debutnya dengan grup Block B pada tahun 2011 dan kemampuannya telah diakui dengan keterampilan musiknya di dalam grup, juga sebagai penyanyi solo dan produser. ZICO yang memiliki kepercayaan diri juga menunjukkan sisi lainnya sebagai Woo Jiho. Ia menunjukkan sisi lainnya dalam full album solo pertamanya THINKING Part.2 yang rilis pada (08/11) pukul 6 sore (KST). Melalui 10 lagu dengan gabungan album THINKING Part.1 yang rilis pada 30 September lalu, ZICO mengungkap seluruh kekhawatiran dan perubahan dalam dirinya. ZICO mengungkapkan album ini sebagai ‘Gejolak ZICO’ dalam interview yang dilakukan di sebuah cafe di Itaewon, Seoul. ZICO menceritakan kisahnya dengan tenang dan kuat.

10. Apa alasanmu merilis full album pertama dengan membagi ke dalam part 1 dan 2?

ZICO: Belakangan ini, konsumsi musik semakin cepat dan setiap orang senang akan hal itu. Tapi aku memutuskan untuk membaginya karena merilis 10 lagu dengan begitu banyak pesan merupakan hal yang sulit dan membutuhkan banyak informasi sekaligus. Aku ingin membaginya dengan nafas yang panjang.

10. Berapa lama waktu yang dibutuhkan mempersiapkan album ini? 

ZICO : Aku sudah memulai pengerjaan album sejak Januari tahun ini dan sebagian besar lagu telah selesai pada September kemarin.

10. Dibandingkan lagu sebelumnya, kali ini kamu menyuguhkan banyak lagu dengan genre ballad yang emosional. Bagian apa yang paling kamu tonjolkan dalam pembuatan album?

ZICO : Jika dulu aku banyak merilis lagu rap dengan kesan pesta dan menyampaikan cerita yang positif, kali ini aku membuatnya dengan memperhatikan perubahan emosiku. Aku juga lebih fokus menciptakan lagu yang bisa menjadi simpati untuk orang lain. Dengan begitu, maka musik yang emosional akan tercipta secara natural.

10. Apakah itu karena perubahan suasana hati atau jiwa yang semakin matang?

ZICO : Mungkin karena dua-duanya. Sejak lama aku sudah merasa bahwa kini aku sudah mulai bisa menerima hal-hal yang sebelumnya ingin kuhindari dan sulit diterima. Orang-orang selalu berpikir image ZICO sebagai orang yang kuat dan bebas. Aku sendiri ingin mempertahankan image itu dan ingin menyembunyikan sisi yang menjadi kelemahanku. Tapi sekarang aku ingin meluapkan kelemahan itu.

10. Bagaimana standar pembagian lagu menjadi part 1 dan 2?

ZICO : Lagu pertama yang menjadi awal dari album ini tetap mempertahankan gaya ZICO yang dapat dinikmati siapa saja. Selanjutnya, aku membuat lagu ini dengan menyampaikan seluruh pikiranku dengan sungguh-sungguh. Jika part 1 membuka pintu dengan ramah dan ringan, maka part 2 perlahan masuk ke dalam emosional dan memasuki proses yang lebih terperinci.

10. Apakah perubahan emosional dalam musikmu merupakan pengaruh dari seorang member Block B yang menjadi penyanyi solo?

ZICO : Sepertinya itu tidak memberikan banyak pengaruh. Tekstur album ini ditentukan oleh banyaknya perubahan dalam pemikiranku.

10. Apa yang membedakan antara ZICO dan Woo Jiho? 

ZICO : ZICO yang kalian lihat memiliki keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi, tetapi Woo Jiho memiliki banyak pikiran dan kekhawatiran, serta terus berjuang untuk mencari tahu bagaimana caranya untuk merasakan kestabilan dalam diri.

ZICO / Credit : KOZ Entertainment 

10. Apa yang membuatmu memutuskan untuk menunjukkan sisi lemahmu?

ZICO : Aku merasa bahwa jika aku tidak mencoba menghindarinya atau mengabaikannya, pada akhirnya perasaan itu akan menumpuk dan melukai diriku sendiri. Aku membuat album ini dengan pemikiran untuk meluapkan semuanya. Aku pikir semua yang aku lalui telah menumpuk dan menjadi emosional.

10. Apa yang membuatmu mengajak aktris Bae Jong Ok untuk menjadi model dalam MV Being Left?

ZICO : Aku memikirkan ide itu setelah menyelesaikan pembuatan lagu Being Left. Rasanya kurang bagus kalau aku atau sepasang model yang tampil, jadi aku berpikir Bae Jong Ok adalah orang yang dapat menyampaikan lirik hanya dengan ekspresi wajahnya. Aku sama sekali tidak kenal dengannya. Jadi aku tidak punya banyak ekspektasi dan menghubunginya lewat agensiku. Aku sangat berterima kasih karena ia mau mendengarkan laguku dan bersedia untuk menjadi model MV-ku. Aku dengar ia memiliki pemikiran yang positif ketika mendengarkan lagu dan tampil dalam MV Being Left. Ia juga mengatakan di lokasi syuting bahwa lagu ini sangat bagus.

10. Ini merupakan lagu perpisahan, apakah kamu memasukkan pengalaman pribadimu dalam lagu ini?

ZICO : Ini adalah lagu yang dibuat dengan menyeimbangkan setengah dari pengalaman dan imajinasiku.

10. Bagaimana kamu memilih lagu utama di album ini?

ZICO : Aku tidak bekerja dengan memikirkan judul lagu utama sejak awal, tapi aku mulai memikirkannya setelah selesai membuat lagu THINKING. Aku memiliki batas dalam penilaianku, jadi aku bertanya opini dari staf agensi dan teman-teman sesama musisi. Misalnya, aku memperdengarkan lagu ini kepada teman-teman yang bukan dalam bidang musik, dan lagu yang paling banyak mendapat respon yang baiklah yang kujadikan lagu utama. Jadi aku memilih lagu utama Daredevil dan Human untuk part 1 dan lagu Being Left untuk part 2.

10. Bagaimana akhirnya sampai kamu membuat lagu Being Left?

ZICO : Pada awalnya aku membuat melodi, namun aku sempat terhenti sebab aku tidak bisa mengingat tema yang cocok. Saat itu, aku pergi jalan-jalan di tepi Sungai Han sambil memakai earphone. Di sana sangat ramai sampai akhirnya orang-orang sudah mulai menyebar dan menjadi sepi. Tiba-tiba, aku terpikirkan dengan kata ‘tertinggal’ dan ‘ditinggal’. Walaupun ada kata ‘tertinggal’, aku rasa aku tidak pernah melihat dan membicarakannya, jadi aku ingin mengungkapkannya dengan terperinci.

10. Sejak tahun ini, kamu telah menciptakan perusahaan sendiri dan menjadi CEO, apakah ada perbedaan dalam membuat album?

ZICO : Ketika aku masih dalam naungan perusahaan, aku hanya fokus dalam membuat karya terbaik dan sempurna. Kini ketika aku harus memikirkan pengelolaan perusahaanku sendiri, aku tidak ingin melakukannya secara berlebihan dan menjadi rakus. (tertawa) Aku melakukannya secara rasional dengan mempertimbangkan seluruh biaya, mulai dari pembuatan MV dan kualitas album. 

10. Apakah kamu memiliki kesulitan sebagai CEO?

ZICO : Aku memiliki tanggung jawab yang besar karena aku harus membuat keputusan terakhir. Aku tidak bisa melepaskan tanggung jawab itu.

10. Apakah kamu memiliki mentor dalam urusan bisnis?

ZICO : Tidak ada. Ada banyak orang yang bisa kumintai saran, namun aku sengaja tidak mencarinya. Aku rasa itu bisa membuat kecurigaan satu sama lain. Aku ingin membawa artis yang memiliki segala kemampuan dan talenta dalam hal musik, namun tidak bisa bersinar. Aku ingin membantu teman-teman yang memiliki potensi untuk menunjukkan kemampuannya.

10. Apa kamu merasa stres di hari gajian karyawan? (tertawa)

ZICO : Aku tidak merasa stres. Haha. Hal itu harus dilakukan dengan pasti.

ZICO / Credit : KOZ Entertainment

10. Kamu bilang ingin mempertimbangkan segala biaya secara rasional, namun adakah sesuatu yang tidak bisa dilepaskan?

ZICO : Aku sudah menyerah dalam hal pakaian. Kali ini aku tidak memakai kostum yang mencolok dalam cover album dan music video. Sama dengan konsep, aku tidak ingin memakai hal yang berlebihan sehingga dengan sendirinya aku kurang memperhatikan kostum. Itu sangat membantu dalam mewujudkan album, namun aku terlalu rakus dengan MV hingga membuat 5 MV lagu. (tertawa)

10. Kenapa kali ini kamu memilih untuk merilis full album daripada single?

ZICO : Aku cuma berpikir kapan lagi aku bisa merilis full album kalau bukan sekarang. Ada banyak penggemar yang menantikan album ini. Mungkin aku sendiri tidak akan puas kalau hanya merilis single saja. Aku rasa, ini waktu yang tepat untuk merilis full album.

10. Menurutmu karya ini menjadi beban atau justru sebaliknya?

ZICO : Memang aku merasa beban ketika menciptakan album ini, tetapi aku sudah lega setelah merilisnya.

10. Bagaimana kamu menengahkan dirimu sebagai Zico yang dinantikan publik dengan hal yang dirimu ingin tunjukkan?

ZICO : Tidak banyak lagu yang bisa membuat membuat pendengar jingkrak-jingkrak. Pada awalnya, aku membuat lirik yang ceria karena ingin membalas permintaan penggemar, tapi itu tidak natural dan aku merasa seolah-olah hanya berpura-pura ceria. Aku hanya ingin membuat musik yang jujur. Aku juga menulis rap untuk mengisi kekurangan tersebut. Kalau aku hanya membuat lagu yang berat dan emosional, mungkin penggemar akan kurang menikmati musiknya.

10. Sepertinya ada banyak hal yang membebanimu dalam pembuatan album.

ZICO : Sebaliknya aku berpikir tidak boleh terlalu menguras tenaga. Aku harus menurunkan keteganganku agar dapat menciptakan kualitas album yang lebih baik. Aku juga merasa puas karena bisa meleleh bersama dengan lagu.

10. Foto reuni member Block B akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat.

ZICO : Kami berkumpul bersama karena Taeil mendapat cuti wamil dan kebetulan kami semua punya waktu luang. Sepertinya akhir-akhir ini kami lebih sering berkumpul daripada ketika aktif dalam grup Block B. (tertawa)

10. Apakah ada kemungkinan untukmu merilis album sebagai member Block B?

ZICO : Ketika bertemu, kami tidak pernah membahas tentang kegiatan Block B, tetapi jika masanya tepat, ada kemungkinan kami untuk mendiskusikan tentang itu.

ZICO / Credit : KOZ Entertainment

10. Penilaian seperti apa yang ingin kamu dengar tentang album ini?

ZICO : Aku tidak ingin menjadi musisi yang hanya ingin bersenang-senang, tetapi aku ingin menjadi musisi yang bisa merasakan berbagai emosi, juga mendapat hiburan, ketenangan, simpati dan dukungan.

10. Katakan satu kalimat yang menggambarkan full album pertamamu.

ZICO : ‘Gejolak Zico.’ Ini adalah album dari banyak kekhawatiran dan pemikiran dari gejolak yang tidak ingin kuakui.

10. Kamu telah debut selama 9 tahun dan menjadi role model bagi orang lain. Bagaimana perasaanmu?

ZICO : Berada dalam sorotan dapat meningkatkan harga diri, namun di saat yang bersamaan juga menjadi beban yang harus dipertanggungjawabkan. Sekarang aku telah mendapatkan harga diri, jadi aku harus berusaha untuk tidak mengecewakan penggemar lewat musik atau sisi lainnya.

10. Apa rencana kegiatanmu di masa depan? 

ZICO : Aku tidak akan tampil dalam program musik dengan album ini. Aku ingin menunjukkan penampilanku melalui konser. Dalam generasi media yang baru, aku ingin menunjukkan berbagai aspek melalui Youtube. Aku rasa, ini bukan jalanku untuk memaksa diriku untuk menghibur melalui variety show dan aku lebih nyaman mempertahankan budaya. (tertawa) Jika ada kesempatan, aku ingin tampil di l am a Natural Person. Aku senang menonton acara itu. Haha.

Original article : http://tenasia.hankyung.com/archives/1849825

Translation by : Suci A. sucii.anggunisa@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here