[TEN INTERVIEW] Selalu Dielu-elukan, Gong Yoo Mengatakan Bahwa Ia Hanyalah Manusia Biasa

0

by Aisya J.

Gong Yoo berperan sebagai Daehyun, pegawai kantor biasa yang hidup demi istri, Ji Young (Jung Yumi) dan anaknya. Ia bertahan hidup dengan prinsip bahwa ia dapat bahagia meski hanya bersama dengan keluarga kecilnya itu. Daehyun dihadapkan dengan kekhawatiran ketika melihat istrinya, Ji Young, menderita penyakit mental yang seolah telah merubahnya menjadi orang yang berbeda. Namun dia tetap berada di sisi Ji Young tanpa mengatakan apapun karena takut istrinya akan terluka. Tenasia bertemu dengan Gong Yoo di sebuah kafe untuk bertanya lebih dalam tentang karakternya dalam film Kim Ji Young: Born 1982.

Goo Yoo mengatakan, “Setelah aku membaca skenarionya, aku langsung tertarik dengan karakter Daehyun. Bagaimanapun, aku ingin mencoba bermain dalam film ini. Meskipun sebagai seorang aktor aku menerima banyak tawaran, aku tidak pernah seantusias ini. Sebesar itulah keinginanku untuk bermain dalam film ini. Karena itulah aku tidak pernah merasa berat ketika melakukan syuting. Meski awalnya aku malu (bermain dalam film mellow), aku membaca skenario dengan mencoba membuka hatiku dan tanpa disadari air mataku mengalir.”

Film ini menceritakan kehidupan seorang wanita dan menceritakan kisah keluarga dan serta orang-orang disekitarnya.

“Umurku tidak jauh berbeda dengan karakter Kim Ji Young, jadi saat aku membaca skenarionya aku langsung teringat kedua orang tua yang telah membesarkanku. Aku merasa bahwa film ini pada dasarnya menceritakan kisah keluarga sebelum menceritakan Ji Young. Bahkan penonton laki-laki sekalipun bisa merasakan rasa sakit yang sama seperti yang Ji Young rasakan. Melalui film ini, aku mendukung orang-orang yang mengatasi masalahnya sendirian.”

Gong Yoo kembali ke layar lebar setelah 3 tahun lalu sukses dengan drama Goblin. Namun, ia merasa memiliki beban yaitu harus memuaskan hati masyarakat. Ia mengatakan, “Ada banyak tuntutan dari luar (masyarakat). Karena drama Goblin mendapat kesuksesan besar, banyak yang berharap bahwa film ini juga akan mendapatkan kesuksesan besar. Sebagai seorang aktor, aku ingin menunjukkan kepada penonton bahwa aku juga mampu menunjukan akting yang bagus melalui film yang agak mellow seperti film ini.”

Gong Yoo mengatakan bahwa ia menyukai film yang memiliki relasi dengan kehidupan sehari-hari. Ia mengatakan, “Film ini menceritakan kisah sehari-hari yang monoton,” lalu ia melanjutkan, “Meski film ini tidak memiliki persoalan cerita yang berat seperti yang diharapkan penonton, namun ketika film yang menceritakan kehidupan biasa diangkat dengan baik, aku yakin penonton bisa terbawa sampai menangis.”

“Aku hanyalah orang biasa. Namun, respon dari banyak orang pasti mengatakan hal seperti, ‘omong kosong’ atau ‘orang biasa dari mananya.’ Hahaha. Aku tidak membicarakan diriku sebagai ‘artis Gong Yoo,’ melainkan ‘Gong Yoo sebagai orang biasa.’ Kebiasaan dan pola pikirku selama ini menunjukkan bahwa aku hanyalah orang biasa.”

Gong Yoo mengatakan bahwa ia merasa senang ketika ditawari peran sebagai Daehyun, seorang kepala keluarga yang tidak memiliki kelebihan apapun selain sifat kekeluargaannya. Namun disisi lain, ia khawatir citranya yang dikenal hingga kini, dapat menghambat perannya dalam film ini. Penampilannya dalam film ini merupakan tantangan baru bagi Gong Yoo yang telah mencetak banyak hits drama dan film seperti Goblin, The Age of Shadows, Train to Busan, dan masih banyak lagi.

“Aku khawatir tentang citra diriku sebagai seorang aktor. Publik banyak berharap ketika mendengar kata ‘Gong Yoo.’ Ketika publik melihat film ini, pasti akan ada orang yang berkata, ‘Ah film ini tidak realistis,’ dan pastinya aku juga sedikit memperhatikan perkataan seperti itu, bukan? Meski aku berharap penonton dapat menikmati film ini, namun biarlah itu menjadi urusanku jika masih ada penonton yang berpikiran negatif pada aktingku dalam film ini.”

Film ini merupakan adaptasi dari kisah nyata dalam kehidupan masyarakat Korea yang masih menjunjung patriarki dan diskriminasi pada wanita. Gong Yoo menekankan bahwa film ini bukan untuk mendefinisikan atau menyalahkan seseorang.

“Film ini bisa menjadi film yang tidak mengenakkan bagi seseorang yang memiliki pandangan yang berbeda, namun menurutku, penonton juga harus mencoba memahami pandangan yang diberikan orang lain. Kita tidak bisa menyalahkan penonton dengan mengatakan, ‘Karena pemikiranku benar, jadi pemikiranmu salah.’ Kita harus menyerahkan pemikiran setiap orang pada masing-masing pribadi.”

Gong Yoo berharap agar ia dapat kembali menyapa penonton melalui layar lebar dengan berbagai peran yang baru. Ia mengatakan, “Aku harap akan banyak lagi film seperti Kim Ji Young: Born 1982 dan Miss Baek.” Gong Yoo juga sedikit menyayangkan bahwa film saat ini lebih condong hanya untuk menghibur dan tidak memberi edukasi, ia menambahkan, “Kenyataan saat ini adalah banyak film yang memiliki elemen hiburan membawa kesuksesan dan penonton juga menyukai film seperti itu.” Ia juga memiliki harapan yang besar pada rekan sesama artis dengan mengatakan, “Ketika para artis memilih proyek yang akan dimainkannya, Aku harap mereka dapat lebih bervariasi dalam memilih sebuah proyek.”

Original article : http://tenasia.hankyung.com/archives/1834784

Translation by : Aisya Julia aisyajulia@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here