Episode ‘PD Note’ Hari Ini Akan Ungkap Kecurangan ‘PDX101’ dan ‘IDOL SCHOOL’

0

by Suci A.

Pada hari ini (15/10), program MBC ‘PD Note’ akan menayangkan siapakah pihak yang berada di balik program ‘audisi palsu’ CJ.

Dalam episode yang akan tayang hari ini, ‘PD Note’ tengah menelusuri program audisi palsu yang merebut hati calon peserta, para penggemar, produser nasional, hingga kalangan industri entertainment. Mereka telah mengungkap 3 poin penting dalam tayangan ini.

# Khayalan produser nasional – Produce X 101 mengabaikan opini para trainee dan agensi hingga para staf musik yang bergabung.

Mnet seri Produce adalah program audisi yang dimulai sejak tahun 2016 dan telah melahirkan grup seperti I.O.I, Wanna One, dan IZ*ONE. Setelah “Produce X 101” berakhir, terdapat banyak kecurigaan terkait selisih peringkat dengan pola tertentu yang terus berulang. Polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap CJ ENM beserta afiliasinya. Pemeriksaan kemudian diperluas hingga ke seluruh seri program dan akhirnya diteruskan oleh audit parlemen.

Masalahnya, program ini menggunakan sistem pemasaran utama dengan konsep idola yang dipilih langsung oleh pemirsa (atau disebut Produser Nasional). ‘PD Note’ untuk pertama kali akan mengungkap masalah kurangnya waktu kemunculan peserta dalam tayangan, kesaksian tentang ‘PD Pick’,  proses sebenarnya dibalik kecurigaan terhadap hasil perolehan suara di acara final, hingga kepentingan agensi yang terlibat.

# Pelanggaran HAM dalam ‘Idol School’

Selain Mnet, program audisi Idol School juga dikritik terkait adanya pelanggaran HAM dalam manipulasi jumlah suara para peserta sejak awal program, proses pemilihan peserta, hingga penginapan. Pihak pelapor untuk kasus Idol School mengatakan bahwa pelanggaran hak asasi manusia telah terjadi dalam banyak kasus hingga menggunakan istilah larangan ‘pemalsuan’ dan ‘pengurungan’. Sebenarnya apa yang terjadi di Idol School?

# CJ ENM Monopoli proses pengembangan, promosi, manajemen dan distribusi artis

Ini bukanlah manipulasi biasa dalam program pemilihan idola. Para ahli menunjukkan bahwa terkuaknya kontroversi mengenai manipulasi program audisi bersumber dari perusahaan afiliasi CJ ​​ENM itu sendiri. CJ ENM telah memonopoli bisnis seperti perencanaan rekaman, produksi program dan kerja sampai-sampai mereka disebut ‘dinosaurus budaya.’ Khususnya seri Produce menggunakan platform untuk mendebutkan grup idola yang dikelola CJ ENM dan memaksimalkan keuntungan dari perilisan album dan pertunjukkan panggung dengan promosi berkelanjutan.

Tulisan dari salah satu anggota idola yang mengikuti program audisi CJ ENM telah di-posting di akun SNS. Dia mengatakan bahwa walaupun telah melakukan kontrak dengan agensi yang berafiliasi dengan CJ ENM, namun dia tidak pernah sekalipun menerima bayaran selama lebih dari 1 tahun. Sehingga pihak perusahaan ingin mengakhiri kontrak karena situasi tidak memungkinkan untuk berinvestasi dan menuntut denda pelanggaran kontrak sejumlah ratusan juta won kepada CJ ENM.

Kalangan muda merelakan waktunya bertahun-tahun untuk mengikuti masa pelatihan demi mewujudkan mimpi mereka. ‘PD Note’ akan meliput bagaimana CJ memanfaatkan impian kaum muda untuk melakukan kecurangan kerja, pelanggaran HAM, eksploitasi, bujukan dan ancaman, serta meniadakan kebenaran.

Original article : http://tenasia.hankyung.com/archives/1831341

Translation by : Suci A. sucii.anggunisa@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here