[TEN INTERVIEW] Tantangan Baru Park Seo Joon dalam Film The Divine Fury

0
150

by Aisya

Park Seo Joon yang berperan sebagai Yonghu, seorang juara bela diri dalam film The Divine Fury / credit = Lotte Entertainment

Park Seo Joon kembali bermain film, kali ini sebagai pahlawan supranatural di film berjudul The Divine Fury. Film The Divine Fury mengisahkan pertemuan antara seorang juara seni bela diri dengan pendeta yang diperankan oleh aktor kawakan Ahn Sung Ki. Peran Yonghu berbeda dengan peran-peran yang pernah dimainkan Park Seo Joon yang selama ini hanya sering memainkan peran romantis. Kemampuan akting yang matang membuat film ini semakin dinantikan, berbagai intrik dan action menaikkan ketegangan dalam film ini. Kami mendapat kesempatan menemui Park Seo Joon di sebuah kafe di Seoul.

10. Ini kedua kalinya anda bermain dalam film yang disutradarai oleh Kim Ju Hwan. Bagaimana perasaanmu setelah melihat skenarionya?

Park Seo Joon : Karena film ini memiliki banyak genre seperti supranatural, superhero, action, sepertinya aku bisa menunjukkan sisi lain dalam diriku. Bagian dari beberapa akting juga menarik karena mengikuti emosi dari peran. Yonghu merupakan peran yang diciptakan sutradara dengan memikirkan tentang hal-hal yang ingin dia eksplor dari dalam diri saya. Saya pikir ini merupakan karya yang bisa menghilangkan rasa dahaga saya.

10. Rasa dahaga apa yang dimaksud? Genre atau karakter?

Park Seo Joon: Kebanyakan orang melihat aku memiliki image yang selalu gembira dan ceria. Aku juga menganggap diriku sebagai pribadi yang seperti itu. Meski aku tidak sering mendapatkan peran seperti itu, sisi ceria dan lembut yang selalu disorot dariku. Karena itu kali ini aku ingin menunjukkan sisi lain yang serius. Aku juga ingin memimpin sebuah proyek dengan suasana yang serius. 

10. Sepertinya kamu telah melakukan banyak analisis untuk karakter ini.

Park Seo Joon: Aku berusaha memahami karakter dari Yonghu. Selama dia tumbuh apa yang dia pikirkan, apa yang dia rasakan tanpa kehadiran orang tua, sikap dan apa yang dia pikirkan ketika melihat orang, aku ingin mengetahui semuanya. Yonghu adalah orang yang tidak banyak bicara dan tidak bisa mengekspresikan dirinya, seseorang yang masih memiliki luka masa lalu, lalu dia bertemu dengan Pastor Ahn (Ahn Sung Ki) dan merasakan cinta dari seorang ayah yang dia terima dari Pastor Ahn dan sedikit demi sedikit dia membuka hatinya untuk Pastor Ahn. (tersenyum)

10. Tidakah membosankan jika film ini naratif?

Park Seo Joon: Secara pribadi, aku lebih suka karya yang fokus pada narasi. Karena aku jadi bisa menghayati karakter dengan baik dan beberapa bagian adegan menjadi banyak. Tentu saja para penonton yang menantikan film yang bergenre supranatural akan sedikit kecewa. Tetapi saya pikir penonton yang melihat dari segi narasi akan menyukainya. Lebih dari apapun, aku puas karena sudah melakukan tantangan baru.

10. Jika membahas tantangan baru, sepertinya kamu ada keinginan memainkan peran antagonis.

Park Seo Joon: Benar, aku selalu menginginkan peran antagonis. Seandainya aku memiliki dua badan, aku juga ingin melakukan peran antagonis tetapi setelah melihat Woo Do Hwan, keinginan itu langsung hilang. Wajahku tidak bisa mengeluarkan ekspresi luar biasa yang ditunjukkan Woo Do Hwan. Wajahku.. Tidak akan cocok. Hahaha. Aku menyerah dengan berpikir peran itu sudah menemukan orang yang tepat.

Park Seo Joon yang ingin berakting lebih serius melalui film The Divine Fury / credit = Lotte Entertainment

10. Apa benar kamu memberikan banyak ide tentang karakter Yonghu sutradara Kim Ju Hwan?

Park Seo Joon: Sepertinya terlalu sombong jika dibilang ide. Aku hanya sedikit memberi saran bahwa di tahap pengembangan scenario seperti, “Akan jadi seperti ini jika situasi ini dilihat dari sisi Yonghu.” Seperti adegan di mana aku minum beer bersama Senior Ahn Sung Ki, sebelum syuting dimulai aku tidak tahu bagaimana menyelaraskan akting kami. Lalu setelah mencoba berakting, aku memberi saran kepada sutradara untuk menambahkan sisi yang hangat dalam diri Yonghu.

10. Apa itu yang membuatmu banyak tertawa ketika beradegan dengan Ahn Sung Ki?

Park Seo Joon: Semakin aku ingin menanggapi semakin banyak gerakan pada mulutku. Hahaha. Meskipun begitu, Yonghu bertanggung jawab dengan memberikan reaksi yang sempurna. Kalau aku sampai tertawa aku bisa menghancurkan karakternya. 

10. Apa pendapatmu tentang pendapat bahwa The Divine Fury lebih fokus kepada genre hero fantasy daripada okultisme (supranatural)?

Park Seo Joon: Aku pikir suka atau tidak suka film apapun dapat dibagi. Aku merasa puas karena aku telah melakukan yang terbaik dalam menampilkan sisi gelap dari supranatural dengan fantasi. Saat masih kecil aku menyukai film fantasi. Tidakkah semua orang bermimpi ingin menjadi pemeran utama dalam manga meskipun hanya sekali? Hanya dengan begitupun sudah membuatku bahagia. 

10. Seberapa lama latihan untuk dapat memerankan peran seorang juara seni bela diri?

Park Seo Joon: Dalam film ini aku lebih fokus untuk membentuk tubuhku ketimbang melakukan latihan bela diri. Meski susah karena aku harus membentuk tubuh dalam waktu yang singkat, tetapi waktu sewaktu syuting film aku juga bermain di drama sebagai atlet bela diri jadi tubuhku masih hangat. Pada film ini tim produksi juga membuat ring bela diri di stadium outdoor. Itu terasa real karena di lokasi syuting hadir pemandu acara dan atlet yang sesungguhnya. Untungnya, aku memiliki pengalaman di ring octagon yang membuatku lebih nyaman. Itu sangat membantu banyak. 

10. Tidakah kamu menyesal karena adegan pertandingan di dalam ring hanya sedikit?

Park Seo Joon: Bagiku sudah sangat cukup. Adegan pertandingan hanyalah adegan yang menunjukkan orang yang bernama Yonghu. Jika adegan pertandingan dibuat lama, itu akan lebih menonjolkan elemen hiburan daripada karakter. 

Still cut Film The Divine Fury / credit = Lotte Entertainment

10. Dalam peran ini, Yonghu mendapat serangan saat tidur setelah mendapat stigmata di telapak tangannya. Tidakkah susah melakukan peran yang merasakan kesakitan yang tidak terlihat seperti itu?

Park Seo Joon: Awalnya aku pikir tidak masalah. Karena aku tidak merasa lelah pada tubuhku. Ketika syuting, aku harus mengeluarkan semua tenaga dan bernafas dengan berat dan ada banyak hal yang harus dipenuhi dengan imajinasi yang sama susahnya dengan action. Sejak kelas 3 SMA aku selalu merasakan mimpi buruk dan dengan memikirkan hal itu dapat membantuku dalam berakting. 

10. Saat melihat scenario pertama kali, adegan mana yang susah untuk dilakukan?

Park Seo Joon: Aku tidak bisa membayangkan apapun kecuali percakapan yang nyaman. Hahaha. Aku percaya 100% kepada produser. Dia sangat siap hingga memiliki kepercayaan “berapa banyak hal yang aku siapkan untuk membuat film ini.” Terbukti dalam adegan serangan dari roh jahat yang diterima saat tidur bukanlah CG, melainkan gambar asli. Action producer membuat bayangan dengan mengenakan stoking hitam dan membuat gerakan seperti menusukku dengan tangannya. Ini akan menjadi adegan yang apabila dilakukan oleh produser yang tidak siap, akan sulit untuk dilakukan. Ruangan seperti club, semua adalah tempat sesungguhnya. Meski film fantasi, tetapi produser mengatakan bahwa tidak boleh terlalu fiktif dan harus realistis. 

10. Tidakah kamu merasa aneh pada adegan api yang ada di telapak tanganmu?

Park Seo Joon: Awalnya aku merasa aneh karena aku tidak tahu bagaimana jika digabungkan dengan CG. Aku tidak tahu harus berakting seperti apa. Selain itu, cahaya yang dipantulkan tidak dapat dibuat menjadi CG, jadi aku menaruh beberapa LED kecil di telapak tanganku. Setelah syuting, kami memonitor bersama dan mengulangi adegan bagian api. Tidak ada adegan yang mudah. Hahaha.

10. Kamu adalah seorang yang tidak memiliki kepercayaan, tidakah susah melakukan adegan tentang keagamaan?

Park Seo Joon: Meski aku tidak punya kepercayaan, aku percaya Tuhan itu ada. Sewaktu SD guru etika moral mengatakan kita perlu mencoba seluruh kepercayaan. Karena semua agama memiliki kelebihan dan kekurangan dan penting untuk menganggap sebagai sebuah stereotip. Perkataan itu masih aku ingat sampai sekarang.  

10. Meski tidak ada syuting, Kamu tetap datang ke lokasi syuting untuk memonitor aktor lain. Mengapa?

Park Seo Joon: Meski pemeran utama dalam film, aku juga orang yang paling banyak dipikirkan di lokasi syuting. Meski ada batasan pada setiap orang. Aku berpikir, orang yang dapat menyelaraskan adegan pengambilan kami jugalah pemeran utama. Aku masih dalam posisi untuk belajar tapi aku ingin berusaha perhatian tentang hal ini. Dengan mellihat senior Ahn Sung Ki, aku belajar bagaimana menjadi aktor yang baik di segala situasi. Aku banyak mengandalkannya. Hahaha.

Meski Park Seo Joon disebut sebagai topstar, dia masih ingin menunjukkan sisi lain dari dirinya / credit = Lotte Entertainment

10. Setelah Kamu menjadi cameo dalam Parasite, sahabatmu Choi Woo Sik yang bermain dalam film Parasite juga menjadi cameo dalam film ini.

Park Seo Joon: Orang-orang selalu bertanya apa kalian saling membantu, jawabannya sama sekali tidak. Aku bahkan tidak tahu dia menjadi cameo dalam film ini, Woo Shik juga tidak tahu kalau aku menjadi cameo dalam film Parasite. Kami memutuskan setelah bertemu dengan masing-masing produser. Kami tidak pernah saling membahas tentang hal ini. 

10. Di akhir film terdapat credit yang menunjukkan bahwa kamu akan kembali dengan “Pastor (judul sementara)” bersama dengan pastor Choi (Choi Woo Sik). Sudah sejauh mana persiapannya?

Park Seo Joon: Aku juga sama sekali tidak bisa memperkirakan yang produser katakan. Tapi beliau merupakan produser yang sudah memikirkan apa yang akan terjadi ke depan. Tentang seberapa banyak dia telah mengembangkannya. Jika aku diminta untuk bermain dalam “Pastor”, aku akan senang hati menerimanya. 

10. Bermain dalam film dan drama, mana yang membuatmu lebih nyaman?

Park Seo Joon: Aku sudah terbiasa dengan keduanya. Karena keduanya memiliki pesona berbeda, aku tidak bisa jika harus memilih salah satu. Aku suka keduanya. 

10. Apa kamu setuju dengan pendapat bahwa Park Seo Joon merupakan top star?

Park Seo Joon: Tidak sama sekali. Semua itu akan hilang jika kamu bangga dengan sebutan itu. Aku selalu memikirkan hal-hal yang harus aku selesaikan dan selalu bersikap tegas pada diri sendiri. (tertawa)

10. Rencanamu ke depan?

Park Seo Joon: Paruh kedua tahun ini aku akan bermain dalam drama JTBC “Itaewon Class.” Sampai saat ini belum ada film yang aku tentukan, tetapi aku ingin memilih hal lain yang ingin aku lakukan. Aku juga penasaran tentang proyek apa yang akan aku ambil ke depan. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here